Jumat, 15 Februari 2013

Cara Menghapus Search Engine Babylon dari Mozilla Firefox

Kemarin saat membuka browser Mozilla Firefox, saya dikejutkan dengan tampilan form search yang biasanya berlogo dan bertuliskan Google telah berubah menjadi tulisan Babylon
 
Tadinya saya tidak terlalu peduli dengan adanya search engine  Babylon tersebut. Namun kemudian saya mulai terganggu. Hal itu tak lain karena saya harus mengetik alamat google di address bar jika ingin googling. Dan ini sungguh menyebalkan!

Dari hasil googling, saya dapat informasi kalau kemunculan Babylon itu bisa terjadi karena proses penyettingan. Saya jadi ingat, memang sehari sebelumnya ada tambahan setting baru di komputer saya. 

Lalu bagaimana cara menghilangkan si Babylon itu?

Setelah googling sana-sini, akhirnya saya dapat tips sederhana untuk menghapus Babylon dari tampilan Mozilla Firefox. Caranya adalah sebagai berikut:
  • Buka browser Mozilla Firefox    
  • Pada menu bar Mozilla, klik kiri Tools
  • Pilih Options

 
  • Klik General    
  • Klik Restore to Default    
  • Klik Ok    


  • Tutup browser Mozilla Firefox    
  • buka lagi browser Mozilla. Tulisan Babylon sudah terhapus. Namun jika pada pada form search masih terdapat Babylon, maka tinggal klik kiri tepat di sebelah logo Babylon, lalu pilih logo google. 
  • Selesai!
Bye bye Babylon!... ^_^

Kamis, 14 Februari 2013

Sebab Turunnya (Asbabun-Nuzul) Surat Al-Ikhlas

Surat Al-Ikhlash diturunkan untuk menjawab sebuah pertanyaan. Berikut ini adalah asbabun-nuzul (sebab turunnya) Surat Al-Ikhlash

Dakwah Rasulullah di Mekkah mendapat banyak sekali tantangan, termasuk ancaman pembunuhan.  Saat Rasulluhah berhasil keluar dari Mekkah dalam perjalanan hijrahnya ke Madinah, ancaman pembunuhan pun masih tetap ada. 

Kaum kafir Quraisy mengadakan pertemuan di Darun Dadwah untuk menangkap Rasulullah dan membawa ke hadapan mereka. Lalu mereka sepakat bahwa siapapun yang berhasil menangkap Muhammad, hidup atau mati, akan diberi hadiah 100 unta merah, 100 jariyah dari Rum, dan 100 kuda Arab. Lalu seorang laki-laki bernama Suroqoh menyatakan kesediaannya.

Singkatnya, Suroqoh dengan berhasil mengejar Rasulullah yang dalam perjalanan ke Madinah. Sebenarnya Malaikat Jibril telah turun dan berkata pada Rasulullah,”Wahai Rasulullah, Allah telah menundukkan bumi ini untuk mentaati perintahmu.”

Maka saat Suroqoh tepat berada di belakang Rasulullah sambil menghunus pedangnya, tiba-tiba ia terjatuh, dan terperosok ke dalam bumi. Sementara itu Rasulullah pura-pura tidak tahu dan melanjutkan perjalanan.

Lalu Suroqoh memanggil,”Hai Muhammad, tolonglah aku. Aku tidak akan membunuhmu. Marilah kita berdamai.”

Rasulullah pun menolong Suroqoh. Namun setelah selamat, Suroqoh malah kembali menghunuskan pedangnya dan hendak menikam Rasulullah. Saat ujung pedang Suroqoh hamper mengenai kulit Rasulullah, tiba-tiba Suroqoh kembali terperosok ke dalam bumi untuk kedua kalinya.

Suroqoh pun kembali berteriak meminta tolong kepada Rasulullah. Dan Rasulullah pun menolongnya lagi. Setelah selamat, Suroqoh pun mendekat dan bersimpuh di hadapan unta yang dikendarai Rasulullah, seraya berkata,”Wahai Muhammad, beritahukanlah kepadaku tentang Tuhanmu. Sekiranya Dia memiliki kekuasaan sehebat itu, apakah Tuhanmu itu terbuat dari emas ataukah perak?

Rasulullah pun menundukkan kepalanya. Dan Malaikat Jibril pun datang membawa wahyu, yakni Surat Al-Ikhlas sebagai jawaban atas pertanyaan Suroqoh.

Katakanlah (wahai Muhammad):  Dialah Allah yang Maha Esa. Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu. Dia tidak beranak dan tiada pula diperanakkan. Dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia.” (QS. Al Ikhlash:1-4)


Rabu, 13 Februari 2013

Manfaat Madu Untuk Kesehatan


(Image from Google)
Madu sangat terkenal di seluruh dunia. Selain sebagai pengganti gula, madu sangat bermanfaat untuk kesehatan dan juga untuk kecantikan. Bahkan madu merupakan salah satu aspek pengobatan tradisional. Dan madu telah digunakan sejak 2500 tahun yang lalu. 

Baik dikonsumsi langsung maupun dicampur dengan bahan lain, madu memiliki banyak khasiat.

Berikut ini adalah manfaat dari madu:

  • Sebagai sumber vitamin dan mineral. Jenis vitamin dan mineral yang terkandung dalam madu tergantung pada jenis bunga yang dimanfaafkan lebah. Namun umumnya, madu mengandung vitamin C, Kalsium dan zat besi.
  • Sebagai obat influenza
  • Sebagai obat luka dan luka bakar. Bangsa Mesitr Kuno telah menggunakan madu untuk mengobati luka dan luka bakar. Dan sebuah penelitian di Medical Collage Maharashtra telah membuktikan bahwa madu dapat mengobati luka.
  • Sebagai anti oksidan
  • Mencegah kanker  usus
  • Mencegah penyakit hati
  • Meningkatkan system imun
  • Mengurangi kadar kolesterol
  • Sebagai anti bakteri dan anti septic
  • Mengurangi gas dalam lambung
  • Sebagai perawatan kulit. Madu dapat melembabkan kulit tanpa menutup paru-paru, juga dapat digunakan sebagai lulur.
  • Membantu menurunkan berat badan
  • Mengobati kelelahan, rambut rontok, jerawat, sakit gigi, bau mulut (halitosis).
Baca selengkapnya: http://healthmad.com/nutrition/the-benefits-of-honey-2/

Antara Sakit Kepala dan Secangkir Kopi

capuccino
Apakah anda sering mengalami pusing (sakit kepala) dan merasa lesu? Namun rasa sakit itu tiba-tiba menjadi hilang manakala anda meminum kopi?...  Hal seperti ini perlu dicurigai, siapa tahu anda menderita Tekanan Darah Rendah (Hipotensi)

Tekanan darah rendah (hipotensi) adalah suatu keadaan di mana darah yang dipompa ke dalam arteri-arteri lebih sedikit, sehingga tidak cukup mensuplai oksigen dan nutrisi (makanan) yang cukup ke organ-organ tubuh.

Penderita biasanya mengalami gejala-gejala : sering pusing, kepala terasa ringan melayang, lesu, pucat, pandangan kabur, mual, saat pindah posisi tubuh dari duduk ke berdiri mata terasa berkunang-kunang, pingsan.

Pada ummnya seseorang dikatakan memiliki tekanan darah normal manakala pemeriksaan menunjuk ke angka 120/80.Artinya, tekanan darah sistolik, yaitu tekanan ketika jantung berkontraksi dan memompa jantung ada pada angka 120, sedangkan tekanan diastolik yaitu tekanan di arteri-arteri ketika otot jantung mengendur (rileks) setelah berkontraksi menunjuk angka 80…. Namun angka tersebut tidaklah sama untuk tiap-tiap orang. Ada seseorang dengan tekanan darah 90/60 justru tidak merasakan gejala tekanan darah rendah, sementara ada seseorang pada angka tersebut sudah sangat menderita.
Meskipun sering tidak seragam, namun gejalanya tetap sama, dan penangannya pun sama.

Tips bagi penderita hipotensi:
  • Perbanyak minum air putih. Hal ini karena pada hipotensi, volume darah yang dipompa lebih sedikit, sementara penderitanya (biasanya) sering mengalami buang air kecil, sehingga dengan meminum banyak air putih kondisi dehidrasi bisa diatasi, karena dehidrasi merupakan ssalah satu penyebab tekanan darah menjadi rendah.
  • Pada saat mengubah posisi tubuh, misal dari berbaring ke duduk atau dari posisi duduk ke berdiri, dilakukan dengan pelan-pelan, jangan langsung.
  • Konsumsi makanan bergizi. Minum susu. Untuk sayuran, bisa pilih daun singkong atau daun pepaya.
  • Sesekali minum kopi hangat.

Lalu kenapa kopi bisa menghilangkan pusing, atau tepatnya meringankan rasa sakit bagi penderita hipotensi?
Jawabnya, karena kopi mengandung kafein yang fungsinya untuk mempersempit pembuluh darah. Sedang pada penderita hipotensi, pembuluh darahnya menjadi lebih besar dan lebih lentur. Berbeda sekali dengan penderita tekanan darah tinggi (hipertensi) yang pembuluh darahnya menyempit dan menjadi kaku…. Selain itu, kopi juga mampu memacu jantung untuk memompa lebih banyak darah.

Meskipun kopi dapat meringankan penderita hipotensi (darah rendah), namun ada baiknya jangan berlebihan, karena bisa meningkatkan asam lambung.






Selasa, 12 Februari 2013

Allah Mengembalikan Nyawa Bapak Saya

(Artikel ini pernah saya publish di blog lama saya yang telah terhapus. Artikel ini berisi kejadian yang sangat berarti untuk saya. Bukan hanya karena pengalaman pribadi, namun juga bisa mengingatkan saya untuk senantiasa bersyukur pada Dzat Yang Maha Pemurah. Untuk itulah saya posting ulang di sini. Smoga bermanfaat!

Selasa kemarin adalah hari yang mungkin tidak akan pernah saya lupakan. Hari dimana Sang Penguasa Dunia dan Akhirat menunjukkan kebesaran-Nya dan juga cinta-Nya. Yakni saat Sang Khalik mengembalikan nyawa bapak saya ke tubuhnya.

Pagi itu, sekitar pukul 9an, saya berada di kamar, duduk di depan komputer. Saat sedang asyik browsing internet, tiba-tiba terdengar suara benda jatuh yang sangat keras. Bukk!!..Thakk!!.. 

Spontan saya keluar kamar untuk melihat apa yang jatuh. Di depan kamarnya, bapak saya tergeletak, telentang di lantai. Bapak terjatuh. Dia berusaha bangun tapi tidak bisa. Bahkan mengangkat kepalanya pun tidak bisa. Tangannya masih bergerak, berusaha menggapai. Karena dia masih bergerak, maka saya berniat keluar rumah mencari pertolongan. Namun baru beberapa langkah hendak kaluar, saya melihat bapak semakin mengkhawatirkan. Saya takut terlambat. Maka saya kembali ke bapak setelah berteriak keras minta tolong.

Laki-laki yang dulu begitu gagah dengan seragam dinasnya itu begitu tak berdaya. Tergeletak di lantai yang dingin tanpa saya bisa mengangkatnya. Saya ingin meletakkan kepalanya di pangkuan saya tapi saya takut lehernya patah karena posisi jatuhnya. Matanya mengerjap, melihat ke atas. Mulutnya bergerak seperti mengatakan sesuatu entah apa. Saya hanya bisa bersimpuh di dekat kepalanya. 

Lalu nafasnya mulai tersengal. Matanya masih terbuka dan ia mengeluarkan suara seperti mendengkur yang tidak biasa. Dengkuran itu semakin jelas. Hati saya hancur. Apakah bapak sedang menghadapi sakaratul maut?... Ini waktunya?... Tanpa pikir apapun segera saya bisikkan lafadz ‘Laa ilaaha illallah’ berkali-kali di telinganya. Sampai para tetangga berdatangan mencoba memberi pertolongan pertama, kalimat itu terus saya bisikkan. 

“Kok iso ngene iki mau piye (kok bisa seperti ini tadi kenapa)?” tanya seorang tetangga yang tidak saya jawab karena mulut saya terus membisikkan kalimat tauhid itu ke telinga bapak. Terus-terusan. Saya hanya ingin menuntunnya seperti ketika ia menuntun saya sewaktu kecil, membaca bacaan-bacaan doa sehari-sehari. Seperti ketika dulu ia mengenalkan saya pada huruf Hijaiyah…. 

Saya tahu saya tak akan bisa menghalangi Malaikat Maut yang sedang menjalankan perintah Sang Pemilik Kehidupan. Namun jika itu terjadi, saya ingin semuanya berakhir dengan khusnul khotimah. Jangan sampai bapak diperdaya syaitan di saat-saat kritisnya. Karena saat seseorang mengalami sakaratul maut, syaitan mengerumuninya dalam berbagai bentuk dan cara untuk menyesatkan manusia di akhir hidupnya. 

Lalu ia menutup mata dan mulut nya pun diam. Suara dengkuran itu tak terdengar lagi. Bapak diam. Benar-benar diam. Nafasnya hilang. Saya tidak peduli, kalimat tauhid itu terus saya bisikkan. Semakin keras. Dan kencang…. Sementara ibu mencoba merangsangnya dengan minyak gosok aroma therapy dan beberapa orang tetangga memijit titik-titik refleksi di kakinya. 

Melihatnya diam kaku, dalam hati saya pasrah walau tak siap. Kalimat ‘Laa ilaaha illallah’ terus saja saya bisikkan sambil membelai wajahnya, persis seperti yang biasa ia lakukan jika saya menangis waktu kecil. Laa ilaaha illallah… Laa ilaaha illallah….Laa ilaaha illallah…

Lalu keajaiban seakan terjadi. Bapak mulai bereaksi. Ia mulai bernafas. Lalu matanya membuka. Pelan-pelan dia mulai sadar. Dia bisa bangun, menggerakkan tangan dan kakinya dengan sempurna. Allah Yang Maha Cinta telah mengembalikannya kepada kami. “Ono opo?” Tanya bapak setelah sadar.
Lalu seorang tetangga yang kebetulan adalah seorang dokter koas datang dan memeriksa ayah. Tensi 190…. Lalu sekitar 15 menit kemudian, dicek tensi menjadi 160. Sorenya saat diperiksa rumah sakit Bethesda, tekanan darahnya telah normal. 130. Dokter bilang tidak apa-apa.

Terus terang, saya tidak tahu apa yang terjadi sebenarnya. Namun apapun itu, tiada hentinya rasa syukur itu saya ucapkan. Subhanallah…. Allahu Akbar. Betapa Maha Besar Allah. Jika Dia hendak mengambil nyawa seseorang, maka itu mudah bagi-Nya. Dan jika Dia berkehendak, Dia dengan mudah pula mengembalikan nyawa ke tubuh hambaNya. Dan inilah bukti kebesaranNya. Dan juga kasih sayang-Nya kepada kami. Maka sungguh kami adalah orang-orang yang merugi jika tidak mensyukuri nikmat yang luar biasa ini.

“Maka nikmat yang manakah dari Tuhan kamu yang kamu dustakan?” (QS. Ar Rahman:13)

(Image from Google)